Posts Tagged ‘wine’


Adds Wine Application to LiveCD

On Friday, 10 04 2009 By In: Remaster LiveCD, Tips and Trick
Tags:livecd, remaster, wine

1 Comment


Actually this article just tips for you who still using some application from wine and you run a LiveCD project for hobby. This is how we adds wine applications to our livecd.

Installing wine I think not be big problem for you, you only need to copy your downloaded wine package from wine.budegetdedicated.com and type this command in your chroot console:

sudo dpkg -i wine-release-xxx.deb

And then, copy all your files in .wine directory to your livecd system. Put it with the directory in /etc/skel.

sudo  cp  .wine  .work/etc/skel

When copying, make sure you are outside chroot environment and make sure the path is correct.

One thing before you copying your .wine directory is, you have finish installing the applications. And make sure, the applications tun and configure well. We can’t installing windows application directly into livecd system, since it need GUI.

For your sake, keep wine in it default configuration, especially in wine ability to mimic certain version of windows os.

Good luck!

Bagaimana Mengatasi Problem Wine di Slackware 10

On Wednesday, 15 10 2008 By muh_try In: Tanya Jawab
Tags:slackware, wine

3 Comments


Tutorial kali akan membahas salah satu pertanyaan dari rekan kita dengan nick muh_tri.

Rekan kita bertanya:

Hello guys,

Ni kita lagi da masalah dengan Wine yang kita dapetin dari toko. Kita dah coba install tapi kok gak mau jalanin file .exe ya? Gimana caranya mohon pencerahan

Berdasarkan pengalaman saya selama menginstal dan menggunakan wine di UBUNTU, saya hampir tidak pernah mengalami kesulitan dalam instalasi maupun penggunaanya.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi batu sandungan mengapa wine tidak berjalan di distribusi anda.

Sebab-sebabnya kemungkinan adalah:
Read the rest of this entry »

Remaster Ubuntu: Menambahkan Aplikasi wine ke LiveCD

On Thursday, 31 01 2008 By amrinz In: Remaster LiveCD, Tips and Trick
Tags:livecd, remaster, wine

1 Comment


Sebenarnya ini hanya sebuah tips saja untuk anda yang masih menggunakan beberapa aplikasi (yang berjalan di atas) wine atau kebetulan memiliki proyek LiveCD dengan program-program wine terinstall. Mungkin anda ingin menunjukkan kehebatan Ubuntu kepada teman anda?

Menginstall wine, memang tidak menjadi masalah, anda tinggal mengkopi hasil download dari wine.budegetdedicated.com dan mengetikkan di console chroot anda:

sudo dpkg -i wine-release-xxx.deb

Lalu anda mengkopi semua is direktori .wine dari home folder sistem real anda ke direktori /etc/skel di sistem live anda.

sudo  cp  .wine  .work/etc/skel

Saat mengkopi, pastikan anda berada di luar lingkungan chroot, dan pastikan path-nya benar.

Satu hal lagi yang paling penting adalah, sebelum mengkopi semua isi direktori .wine, pastikan anda telah menginstall program-program berbasis windows yang anda inginkan. Pastikan juga program-program tersebut berjalan dengan baik.

Agar anda tidak lelah melakukan setting ulang, biarkan wine dalam kondisi/setting defaultnya, terutama kemampuan mimik-nya (mimic meniru, not minum ;-P) biarkan me-mimik windows 2000 saja.

note: screenshot di atas tidak berjalan di atas sistem live

Semoga bermanfaat!

The English version of this post available here

Powered by ScribeFire.

Bercinta dan Mabuk Dengan Wine

On Friday, 18 01 2008 By amrinz In: Virtualization
Tags:wine

Add comment


Wine (baca: wine) pada awalnya tidaklah berarti apa-apa. Namun akhir-akhir ini, wine adalah sebuah penyangkalan. WIne Not Emulator (windows).

Betul, wine bukanlah emulator yang bertindak seolah-olah sebagai windows untuk aplikasi native windows. Wine adalah API (Application Programming Interface) untuk Windows. API yang digunakan oleh wine bersifat free (open source) dan lebih sering disebut sebagai winelib (wine library).

Tujuan utama wine adalah untuk keperluan pengembangan, menjalankan aplikasi native windows untuk keperluan development (awalnya). Tetapi tentu saja sebagaimana wine (anggur) bisa digunakan untuk memasak dan kesehatan, wine juga bisa membuat anda mabuk.
Read the rest of this entry »

Flash Video atau FLV Player Untuk Linux

On Saturday, 05 01 2008 By amrinz In: Multimedia, Virtualization
Tags:Multimedia, wine

2 Comments


Flash Video (flv) adalah format file yang populer untuk memainkan video melalui flash. Kelebihannya adalah, user hanya memerlukan browser dengan plugin flash saja untuk menonton video tersebut.

Beberapa situs terkenal banyak menyediakan file-file jenis ini seperti youtube.com, google video, dan lainnya.

Di Linux, software flv player sangatlah jarang. Tetapi baru-baru ini saya telah mencoba mplayer untuk memainkan file flv, dan berhasil dimainkan. Sayangnya, tampilannya selalu terpotong di sebelah kanan.

Untuk anda yang ingin memainkan file flv di Distro anda, saya menyarankan aplian flv player. Player ini bisa berjalan dengan menginstallnya melalui wine, dan hasilnya sangat bagus.

Ini screenshootnya:

Ini Fitur FLV Player (in english ya):

  • Play FLV files on any Windows PC.
  • Double-click files in File Explorer to play them automatically.
  • Zoom 50% – 100% – 200% and full screen.
  • Double click video view-port to toggle full screen.
  • Drag-and-drop multiple files.
  • Play URL’s, Streams and Local Files.
  • Remember position on screen at next launch.
  • Remember audio settings at next launch
  • Optional video smoothing for fast CPU’s.
  • Small download. Just 2.12 Mb.
  • No viruses, spyware or adware.
  • 100% FREE. 

Download Playernya di sini:

http://rapidshare.com/files/80901419/FLVPlayerSetup.rar



SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline