Posts Tagged ‘grub’


Mengganti Grub2 Dengan Grub Legacy

On Saturday, 14 11 2009 By amrinz In: Ubuntu GNU/Linux
Tags:grub, ubuntu

6 Comments


Sudah menginstall Ubuntu 9.10 Karmic Koala? Bagaimana pengalaman anda?

Memang sih, desktop dan fitur-fitur baru Karmic bagus, saya sampai rela melakukan instalasi ulang, setting ulang semua aplikasi demi si Karmic.

Tapi, ada beberapa hal yang saya tidak suka, mungkin anda pun mengalami hal yang sama.

  1. Default boot loader grub2
    Grub2 membuat saya kebingungan, terutama bingung mencari konfigurasi menu.lst-nya, begitu ketemu, namanya grub.cfg dan diawal baris file, ada peringatan bahwa file tersebut bukan untuk di edit, nah!
  2. Virtual host apache2, tidak bisa menggunakan cara saya yang lama
    Masalah ini sudah saya post penyelesaiannya di http://linuxindo.web.id/2009/11/12/troubleshooting-virtual-host-apache2-di-ubuntu-9-10/
  3. Terdeteksinya dua buah driver wireless untuk device yang sama
    Di laptop compaq 515 milik saya, muncul dua driver, dengan nama b43 dan Sta. Masalah ini gampang pemecahannya, yak, memilih satu saja.


Read the rest of this entry »

Tutorial Membuat Grub Splash Image

On Saturday, 15 11 2008 By amrinz In: The Gimp, Tips and Trick
Tags:grub, The Gimp

Add comment


Hari ini, lebih banyak distro yang menggunakan GrUB sebagai bootloader default, karena kemampuan GrUB untuk mem-boot berbagai sistem operasi, tanpa pandang bulu.

Jika distro anda menggunakan GrUB tapi saat menyuguhkan menu booting tampil dengan layar hitam tanpa hiasan apa-apa, mungkin anda perlu splash image.

Splash image, walau tidak memberi nilai tambah secara teknis, tapi bisa menjadi ajang “pamer”, betapa bangganya anda dengan Linux anda.

Bagaimana Membuat GrUB Splash Image?

Yang kita perlukan hanyalah sebuah gambar berukuran 640×480 pixel. Atau anda bisa membuatnya dari awal dengan editor grafis favorit anda.

Jika gambar sudah anda miliki, rubah mode-nya menjadi indexed. Pilih 16 warna.

Simpan file gambar tersebut dengan nama pilihan anda, beri saja akhiran (ekstensi) xpm untuk memudahkan anda melakukan identifikasi.

Lalu sebagai root, pindahkan gambar tersebut ke direktori /boot/grub/

Kemudian, sebagai root juga, edit file /boot/grub/menu.lst, tambahkan baris berikut:

splashimage /boot/grub/splash.xpm

Simpan, dan coba reboot PC anda. Lihat hasilnya.

Some Ubuntu Boot Tips

On Friday, 08 08 2008 By amrinz In: English, Tips and Trick
Tags:boot, grub, ubuntu

Add comment


How to Boot as Root in Ubuntu

Just add an “single” option (without quote) in last of the grub configuration after you press E button in keyboard when Grub displays boot option menu.

Example:

kernel /vmlinuz root=/dev/sda1 ro single

How to Reinstall Grub in MBR

1. Boot into your sistem use Grub enabled livecd (ex: RIP). Press C to enter Grub Terminal
Enter this command (please change to your real root partition)

root     (hd0,0)
kernel    /vmlinuz root=/dev/sda1 ro single
initrd    /initrd.img
boot

2. Use commands below to re-install grub to MBR

grub-install hd0

If no error reported, so you’ll succes re-install grub into MBR.

How to Boot Another Linux Instalation

In case you can,t boot it directly from the media, but it has same kernel version, you can boot it imediately use the installed kernel and initrd on your system.

For example, you want to boot your usb installed system.

Same as tips number 1, you just change the root path only.

Remaster: Mengganti Isolinux Dengan grub

On Saturday, 08 03 2008 By amrinz In: Remaster LiveCD, Ubuntu GNU/Linux
Tags:grub, livecd, remaster, ubuntu

1 Comment


Anda sedang mengerjakan proyek remaster anda?
Dan kebetulan ingin mengganti boot loadernya dengan GRUB?

Mengapa?
Buat anda yang familiar dengan grub, anda pasti tahu kelebihan grub
dibandingkan isolinux.
Karena grub bisa digunakan untuk memboot OS apapun langsung dari konsol,
mampu membaca file text, bisa menggunakan tab completion, dan sebagainya.

Prosedurnya sederhana saja, seperti berikut ini:

1. Buat direktori boot/grub di cd-live

mkdir -p boot/grub
Read the rest of this entry »

A Complete GRUB Manual

On Monday, 25 02 2008 By amrinz In: CommandLine
Tags:CommandLine, grub

6 Comments


Bootloader adalah aplikasi pertama yang dijalankan bios sesaat setelah booting. Bootloader akan meload kernel yang menjalankan sistem operasi.

Dalam beberapa sistem, terdapat bootloader yang berbeda. Bootloader Windows, berbeda dengan Bootloader Linux, Berbeda juga dengan bootloader BSD.

GNU GRUB, sebelum menjadi proyek resmi GNU dikembangkan oleh Erich Boleyn yang sedang berusaha memodifikasi bootloader milik FreeBSD agar dapat memboot GNU Hurd. Tetapi kemudian Erich dan rekannya Brian membuat bootloader mereka sendiri karena lebih mudah daripada memodifikasi bootloader FreeBSD dengan menjaga keasliannya.

Pada tahun 1999, GRUB di ambil alih pengembangannya oleh yayasan GNU karena keterbatasan waktu yang dimiliki Erich untuk mengembangkannya sementara antusiasme pengguna luar biasa. Saat ini, GNU GRUB di maintain oleh Gordon Matzigkeit dan Yoshinori K Okuji.

Fitur-fitur GRUB

  • Mendukung penuh spesifikasi multiboot, sehingga mampu meload setiap kernel open source dan proprietary (DOS,Win,OS2) melalui ChainLoading)
  • Mengenali berbagai file executable
  • Mampu membaca file konfigurasi
  • Mendukung berbagai tipe filesystem (FAT, NTFS, BSD, EXT, dll)
  • Mampu menyediakan interface menu
  • Memiliki Command Line dengan kemampuan layaknya terminal (tab completion, builtin help, dsb)
  • Mendukung Boot Jaringan
  • Dsb


Read the rest of this entry »



SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline