Archives in ‘Install Guide’ Category


Instalasi Ubuntu Studio 9.04

On Friday, 01 05 2009 By salmane In: Install Guide, Ubuntu GNU/Linux
Tags:instalasi, install, linux, tutorial, ubuntu, ubuntu studio

10 Comments


Ubuntu Studio 9.04, turunan Ubuntu yang didesain untuk keperluan studio, mulai dari studio cetak hingga studio editing video. Berbagai tools multimedia berbasis open source telah ditanamkan sehingga dengan sekali instal komputer kita sudah berubah menjadi studio digital. Informasi lengkapnya bisa dilihat di sini.

Dan untuk membuktikannya, kita instal saja Ubuntu Studio 9.04 Jaunty Jackalope yang bisa diunduh di sini. Bakar ke dalam keping DVD, jangan lupa untuk mengatur urutan boot komputer pada DVD-ROM. Caranya bisa dilihat di situs http://www.whitecanyon.com/how-to-change-boot-order.php.

Pertama, saat komputer melakukan boot dari DVD, akan ditampilkan menu seperti berikut…

Boot Menu

Boot Menu


Read the rest of this entry »

Panduan Instalasi Ubuntu 9.04 Desktop Edition

On Friday, 01 05 2009 By amrinz In: Install Guide, Ubuntu GNU/Linux
Tags:free ebook, ubuntu

52 Comments


Ubuntu 9.04 di release pada April 2009, memiliki beberapa official varian, ubuntu, kubuntu, xubuntu, edubuntu dan gobuntu. Release yang saya download dan akan saya bahas proses instalasinya
adalah Ubuntu 9.04 i386 Desktop Edition.

Selain arsitektur intel 386 (i386) yang cocok untuk semua prosesor 32 bit yang kompatible dengan intel, anda yang memiliki mesin dengan prosesor 64 bit bisa mendownload, Ubuntu 9.04 amd64 atau Ubuntu
9.04 ppc untuk pemilik Mac.

Requirements

Untuk menginstall Ubuntu, anda memang bisa memaksa Ubuntu untuk berjalan di system dengan mesin lawas. Tetapi untuk meminimalkan depresi dan frustasi anda, disarankan untuk menginstall Ubuntu pada
mesin Pentium 4 dengan processor 1GHz.

Menurut dokumentasi, system anda harus memiliki minimal:

64 Mb RAM dan disarankan 256Mb. Hardisk 1 Gb. Untuk system terminal tanpa desktop

64 Mb RAM dan disarankan 512Mb. Hardisk 5 Gb. Untuk system GUI/desktop

Saya sendiri, memiliki system DualCore 64 Bit dengan RAM 1Gb. Hardisk yang terpakai untuk root ubuntu adalah 3.55Gb, dengan aplikasi yang lengkap, game, office, grafis, web server, dan lain-lain.

BackUp System

Kehilangan data adalah resiko yang harus anda tanggung. Kehilangan data bisa disebabkan terjadi kegagalan saat instalasi, kecelakaan, dan lainnya.

Jika anda memiliki USB disk, anda bisa menyalin file-file penting ke USB disk tersebut.

Cara terbaik meminimalisir kerugian adalah dengan melakukan backup menyeluruh. Anda bisa menggunakan partimage untuk membackup keseluruhan partisi, termasuk MBR-nya.
Read the rest of this entry »

miniEbook Panduan Instalasi Fedora Core

On Thursday, 30 04 2009 By amrinz In: Install Guide
Tags:fedora, free ebook

Add comment


Panduan ini meskipun membahas Fedora Core release 10, tetapi bisa juga digunakan untuk instalasi release sebelum maupun berikutnya. Karena secara prinsip, tidak banyak perubahan dalam installer fedora.

Proses Instalasi sendiri terbagi menjadi dua tahap. Instalasi dan Konfigurasi.

Tahap 1. Instalasi

Langkah pertama tentu saja adalah booting dengan CD/DVD installer FC. Jika anda belum punya, anda bisa membeli DVD installer FC 10 di warung linux Linuxindo.

Pastikan anda booting melalui CDROM, biasanya anda menekan tombol F11/F12, untuk memilih pilihan booting. Tergantung BIOS anda.

Pada tampilan awal booting, anda akan disuguhi menu booting. Pilih “Install or upgrade an existing system.

Pada layar selanjutnya, akan ditampilkan apakah anda akan melakukan pengujian media installer atau tidak. Pilih skip untuk melewati tahap ini karena cukup memakan waktu.

Memilih Bahasa

Pada layar selanjutnya adalah memilih bahasa selama proses instalasi. Saya sendiri memilih default Bahasa Inggris.

Anda juga bisa memilih Bahasa Indonesia, jika anda mau. Scroll saja ke bawah menggunakan mouse anda.

Pada tahap selanjutnya akan muncul peringatan seperti ini. Peringatan seperti ini hanya muncul ketika hardisk yang anda miliki masih fresh, belum pernah di partisi sama sekali.
Read the rest of this entry »

Menginstall PHP 5 dan MySQL Di Webserver Windows IIS

On Saturday, 21 03 2009 By amrinz In: Install Guide, LAMPP-XAMPP, Windows Migration
Tags:apache, mysql, PHP, tutorial, windows, xampp

10 Comments


Apache, bukan satu-satunya server dimana PHP bisa hidup. PHP memang multi platform. Anda bisa menggunakannya dengan hampir (kalau gak salah) semua web server di dunia. Baik yang anda ketahui maupun tidak.

Meskipun demikian, PHP akan menunjukkan keperkasaannya jika disandingkan dengan Apache. Dan apache bekerja paling sempurna pada lingkungan Unix (Linux, misalnya).
Tutorialini untuk anda yang masih belum bermigrasi atau iseng.

IIS yang saya gunakan adalah default dari CD instalasi Windows XP, versi 5.  Saya menginstallnya melalu Programs >> Control Panel >> Add/Remove Programs. Klik tab Add/Remove Windows Components.

Centang IIS (Internet Information Services), klik next-next-finish :-)
Read the rest of this entry »

Instalasi dan Penggunaan EyeOS

On Friday, 15 08 2008 By amrinz In: Install Guide, Web and Internet
Tags:eyeOS, instalasi

Add comment


Ada kabar bagus buat siapapun yang sering selalu online, apalagi sering bepergian. Anda bisa memiliki sistem operasi yang tidak perlu dibawa-bawa dan semua file yang anda simpan akan selalu ada disana.

Yang anda perlukan hanyalah sebuah web browser saja. Maka anda bisa mengakses data anda dari mana saja dan melakukan pekerjaan seperti layaknya di OS anda sendiri.

EyeOS adalah “sistem operasi” dengan konsep OS untuk mata. Enak dilihat dan bisa digunakan. EyeOS sebenarnya adalah aplikasi berbasis php yang berjalan di web server. Singkatnya, EyeOS adalah Web Operating System.

Hanya tiga hal saja yang dibutuhkan untuk menjalankan EyeOS. PHP5, PHP enabled web server (misalnya apache2), dan web browser sebagai client, misalnya Firefox.
Read the rest of this entry »

Menginstall Ubuntu 8.04 di USB Disk

On Friday, 15 08 2008 By amrinz In: Install Guide, Tips and Trick, Ubuntu GNU/Linux
Tags:instalasi, ubuntu, usb disk

1 Comment


Menginstall Linux di CDROM (Live) sudah biasa. Menginstall Linux di Hardisk Internal apalagi, biasa banget!

Bagaimana kalau kita menginstall Linux di USB disk/Flashdisk? Asyik gak ya?
Mmmm, coba aaaah!

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Instalasi

  • Space USB Disk/Flashdisk 2 Gb (Minimal Install/Server Install) / 4 Gb (Full Desktop Install)
  • CD Installer Ubuntu 8.04 (Server) dan Desktop Live
  • DVD Repository / Koneksi Internet (Network Repository)

Proses Instalasi Ubuntu ke USB

Untuk instalasi, berjalan seperti biasanya, hanya saja:

  1. Untuk partisi root, pilihlah partisi primer pertama (misalkan sdb1) sebagai root. Untuk partisi swap dan home tidak usah dibuat terpisah.
  2. Saat instalasi GRUB Loader, installah di MBR hardisk root anda (misalkan sdb)
  3. Untuk server install (linux cli), setelah menginstall komponen dasar, anda harus:
    • Menginstall: xorg (X system), synaptic, gdm, gnome-session, gnome-panel, nautilus, metacity, gnome-volume-manager dan aplikasi lain (minimal GNOME)
    • MeReplace: linux-xxx-server dengan linux-xxx-generic karena support untuk modul kernelnya lebih baik.


Read the rest of this entry »

Menginstall dan Menggunakan VirtualBox

On Saturday, 17 05 2008 By amrinz In: Install Guide, Virtualization
Tags:virtualbox

11 Comments


logo virtualboxSaya senang sekali mencoba-coba distro baru, tapi saya emoh membuang space hardisk untuk dipartisi. Selain beresiko, juga mesti repot boot dan ribut (reboot!).

Akhirnya ketemu juga Virtualbox, mesin virtualisasi yang open source (komersil juga ada), yang bisa jalan di atas linux, windows, dan os lain.

Sekarang, virtualbox sudah naik (atau turun) kelas menjadi produk sun microsystem.
Bisa dipastikan, perkembangan dan supportnya akan lebih baik lagi.

Lebih jelasnya, silahkan ikuti artikel ini.

Peringatan:
Tutorial ini full screenshot, pastikan bandwith anda KUAT!
Read the rest of this entry »



SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline