Menginstall dan Menggunakan VirtualBox

On Saturday, 17 May 2008 Category: Install Guide, Virtualization
Tags:virtualbox

11 Comments


logo virtualboxSaya senang sekali mencoba-coba distro baru, tapi saya emoh membuang space hardisk untuk dipartisi. Selain beresiko, juga mesti repot boot dan ribut (reboot!).

Akhirnya ketemu juga Virtualbox, mesin virtualisasi yang open source (komersil juga ada), yang bisa jalan di atas linux, windows, dan os lain.

Sekarang, virtualbox sudah naik (atau turun) kelas menjadi produk sun microsystem.
Bisa dipastikan, perkembangan dan supportnya akan lebih baik lagi.

Lebih jelasnya, silahkan ikuti artikel ini.

Peringatan:
Tutorial ini full screenshot, pastikan bandwith anda KUAT!

Bagaimana Menginstall VirtualBox

  1. Dowload dulu virtualbox nya di situs virtualbox.
  2. Buka terminal anda, pindah ke direktori paket virtualbox, install menggunakan dpkg.sudo dpkg -i virtualbox-xxx.debOoo, ada dependensi yang belum terpenuhi. Fix dulu dependensinya, apapun itu.sudo apt-get -f install
  3. Pada proses selanjutnya, anda akan diminta untuk menyetujui lisensi bawaan virtualbox. Sebaiknya anda setuju, jika tidak, instalasi tidak akan berlanjut. OK, kita setuju.virtualbox user aggrementPUEL aggrement
  4. Selanjutnya, proses instalasi akan berlanjut, anda akan diberitahu bahwa group vboxusers harus dibuat agar dapat mengakses modul kernel vboxdrv. Dan memasukkan username anda sebagai anggota grup tersebut (nanti dibahas di akhir bagian ini). Turuti saja maunya.create vboxusers prompt
  5. Selanjutnya, anda akan dipandu membuat module. OK sajalah.
    create moduleOoo, pembuatan modul tidak berhasil, ada masalah dependensi.

    create virtualbox kernel module

    Ayo kita lihat apa masalahnya. Kita lihat dulu pesan instalasinya.

    cat /var/log/vbox-install.log

    Dari pesan yang tampil, installer tidak berhasil menemukan source kernel. Mari kita install. Di sini, kita cukup menginstall kernel header sesuai versi kernel yang sekarang kita gunakan.
    Karena saya menggunakan ubuntu 6.06 Dapper, maka saya menginstall linux-header-2.6.15-23 dan linux-header-2.6.15-23-386.

    sudo apt-get install linux-header-2.6.15-23 linux-header-2.6.15-23-386

    Catatan:
    Gunakan uname -r untuk mengetahui versi kernel anda.

  6. Setelah itu, mari kita ulangi membangun modul kernel untuk virtualbox.sudo /etc/init.d/vboxdrv setupJika pesan yang anda terima seperti ini:* Stopping VirtualBox kernel module vboxdrv [ ok ]
    * Recompiling VirtualBox kernel module vboxdrv [ ok ]
    * Starting VirtualBox kernel module vboxdrv [ ok ]

    Berarti modul kernel telah berhasil di buat. Selamat!

  7. Saatnya kita memasukkan username kita ke group vboxusers. Melalui menu System >> Administration >> User and Groups.
    add your username as member of vboxusers

    Di tab groups, klik vboxusers, pilih properties. Lalu cari username anda dan klik Add sebagai member group vboxusers.

Sekarang, anda bisa leluasa menjalankan virtualbox pada kecepatan maksimalnya (tergantung PC anda juga dong!).

O iya, setelah instalasi sukses, anda harus logout dan login kembali agar menu virtualbox muncul di applications menu anda.

Menggunakan VirtualBox

virtualbox fresh install interface

Lihat tampang virtualbox kita yang culun. Kita belum memiliki satu machine-pun. mari kita buat.

  1. Membuat Machine
    Membuat machine (PC virtual) semudah makan pizza, ambil satu-satu, hap!

    • Klik tombol New, anda akan disambut wizard selamat datang.
      Klik Next.
    • Beri nama machine dan jenis machine anda. Saya membuat machine DamnSmall 3.0 dan jenisnya, Linux 2.4. Karena DSl menggunakan kernel 2.4.
      create new virtual machine
      Lalu klik Next.
    • Dari daftar jenis machine yang tersedia, anda bisa memilih keluarga windows, linux kernel 2.6, linux kernel 2.4, keluarga OS/2, keluarga BSD, dan sebagainya.
      Selanjutnya, tentukan jumlah memory yang anda ijinkan untuk digunakan. Saya biarkan pada nilai default, 128 Mb.
      ram disk quota
      Klik Next
    • Selanjutnya, kita akan membuat hardisk virtual. Pilihan ini opsional, artinya tanpa hardisk virtual, anda tidak bisa menginstall OS, tetapi tetap bisa menjalankan mode LiveCD.
      Jika anda memilih tanpa hardisk, klik Next, akan ada summary machine baru anda. Klik Finish untuk menyelesaikan wizard.Ok, untuk keperluan mendatang, saya membuat satu. Klik New.
  2. Membuat Hardisk Virtual
    Lagi-lagi anda disodori wizard, klik Next, lahap saja!

    • Selanjutnya anda akan diminta memilih jenis hardisk yang akan di buat.
      Dinamically Expanding Image, adalah virtual hardisk dengan quota tertentu. Tapi kapasitasnya akan berkembang dari 0 sampai kuota tercapai, jika ada data ditambahkan.
      Fixed Image adalah virtual hardisk dengan quota tetap. Tak peduli ada data atau tidak, kapasitasnya tetap.
      choose virtual hardisk type

      Untuk menghemat space hardisk saya memilih dynamically expanding image.
      Selanjutnya, klik next.

    • Saya membuat Virtual disk dengan kapasitas 2.52 Gb. meskipun demikian, ukuran awalnya adalah 11 Kb (lokasi defaultnya di .Virtualbox/VDI/).virtual hardisk quotaKlik Next lalu Finish untuk menyelesaikan wizard. Anda akan kembali ke proses pembuatan machine. Klik next lalu Finish untuk menyelesaikan wizard pertama.
  3. Setting Lebih Lanjut
    Meskipun machine kita sudah ada, tapi belum bisa digunakan karena belum dikonfigurasi dengan benar. Mari kita meng-konfigurasi. Pastikan machine anda terpilih, lalu klik Setting.
    advanced setting

    • Pada bagian General, tab advanced, rubah urutan boot ke cdrom, klik cdrom dan gunakan panah atas disampingnya untuk menaikkan urutannya. Jadikan juga hardisk di urutan kedua untuk kemudahan.
      re-order virtualbox boot option
    • Anda juga bisa mendisable ACPI jika ingin.
    • Shared Folder adalah fitur yang mengijinkan PC real berbagi file dengan PC virtual melalui sebuah direktori yang disepakati. Untuk memanfaatkan ini, anda harus membuat direktori sharing di PC virtual (Guest OS).
      Karena kita belum memiliki OS apapun terinstall di PC virtual, disable saja feature ini.
    • Selanjutnya, dibagian CD/DVD ROM, saya memilih menggunakan file iso. Untuk menambahkan file iso, klik tombol select (bergambar folder).
    • Pada wizard, klik ikon Add untuk memilih file iso. Arahkan ke file iso yang dimaksud. Klik Open jika file isonya sudah ketemu dan Select untuk menggunakan file ISO.
      choose iso files as guest os
    • Pilihan lainnya, seperti Audio, network, USb dan sebagainya bisa anda atur sesuka hati anda.
  4. Menjalankan Machine
    Untuk menjalankan machine, pastikan machine terpilih dan klik Start.
    Akan ada peringatan bahwa kita menggunakan mode auto capture keyboard. Artinya, kita bisa langsung memberi input melalui keyboard kita.
    you are use auto capture keyboard
    Untuk mengaktifkan mouse, anda tinggal klik saja pada jendela aplikasi, dan untuk me-release mouse anda, tekan tombol control (ctrl) sebelah kanan.
    virtualbox runs damn small linux as guest os
  5. Menyimpan Snapshot
    Snapshot adalah image yang menyimpan satu state/keadaan PC virtual anda saat itu. Jika anda telah membuat snapshot, anda bisa mengaktifkannya dan kembali ke kondisi semula saat anda membuat snapshot, anda tidak perlu menjalankan PC virtual dari proses boot.Caranya, melalui menu Machine >> Take Snapshot.

    save virtualbox snapshot

    create snapshot
    Untuk mengembalikan state, anda hanya perlu menjalankan machine anda.
    back the state to current state

Ok, demikian tutorial kali ini, semoga bermanfaat.
Eeit, jangan lupa ….

Writen by amrinz
Permalinks: Menginstall dan Menggunakan VirtualBox

Artikel ini ditulis dengan harapan bisa memberi manfaat bagi anda. Anda DIIJINKAN untuk mem-publikasi-kan ulang artikel ini dengan atau tanpa modifikasi untuk keperluan NON-KOMERSIAL serta WAJIB MELETAKKAN LINK BALIK ke halaman web ini.

11 Comments for “Menginstall dan Menggunakan VirtualBox”

  • silent1 Says:

    Oke…
    Sebelum saya menemukan situs ini, beberapa waktu yang lalu saya juga sukses instal VBox di Linux Mint 4.0
    SAya coba instal FluxBuntu 7.10 di dalam Linux MInt.
    Lancar… deteksi hadware juga oke… INternetan langsung on tanpa setting ulang krn otomatis detek mengikuti OS Hostnya…

  • Nemes Says:

    Klo installnya di windows XP gmn.. ?

  • admin Says:

    Ya biasalah. Download, klik 2x dan next sampai selesai.
    :-)

  • supra Says:

    Kemarin coba di linux untuk virtual XP
    Tp shared folder dan usb storage kok nggak mau ya
    To karna belum registrasi
    Tp slalu tidak bisa registrasi ni,
    error: Could not perform connection handshake.

  • admin Says:

    Pakai virtualbox non-ose, download di situs sun

  • arief Says:

    wah mas susah banget saya kan gaptek.. terus pas saya instal ikutin yang dijelaskan diatas ada keterangan
    FATAL : Could Not read fromthe boot medium! System Halted

    minta penjelasanya ke e-mail saya dong mas ariefsusanto2910@yahoo.co.id

  • admin Says:

    @arief
    di virtualbox ya? ganti dong urutan bootingnya di tab advanced, saat melakukan setting mesin.

    kalau bukan itu masalahnya, mungkin anda tidak memiliki bootloader, coba restore mbr-nya. tutorialnya tinggal di search aja

  • genny Says:

    makasih ya mazz….berkat situs ini kita jadi dapat nyelesain tugas sekolah…

  • sugi Says:

    mas sya sudah berhasil install virtualbox di linux mint7 begitu virtual dijalankan ada pesan sama dengan mas arief.”FATAL : Could Not read fromthe boot medium! System Halted”sewaktu menjalankan window yang ada di hardisc. computer saya dual boot window an linux. apakan waktu menjalankan virualbox di linux saya harus install window lagi di virtual box itu sendiri atau yang sudah terinstall sebelumnya.
    terimakasih

  • admin Says:

    @sugi
    coba cek urutan bootingnya. cek setting >> advanced >> boot sequence.
    rubah ke hardisk dulu.
    oya, virtualbox itu BUKAN untuk menjalankan os instalasi di hardisk, tapi di VIRTUAL DISK virtualbox

  • adji Says:

    mas saya mau nanya nih.
    sy uda instal vbox di windows. Tp setelah dijlnkan gak bisa. Apa saya salah dlm pmbgian memorinya ya.
    Untuk nootbook yg mmliki memori 2gb pembgian yang sesuai brpa ya mas, mklum saya bru bljr nih mas..

Leave a Reply

You can use these XHTML tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Before you submit, please remember that all your comments is your responsibility, be wise please!



SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline